ShoutMix chat widget

Disclaimer !

MOST OF APPLICATION IN THIS BLOG IS UNSIGNED, SO IF YOU WANT TO USE PLEASE SIGNED THE APPLICATION, READ HERE
ALL OF DOWNLOAD LINK AT THE END OF ARTICLE, SO IF YOU WANT TO DOWNLOAD THE APPLICATION, FIND THE DOWNLOAD LINK AT THE END OF ARTICLE

Minggu, 13 Desember 2009

Makanan Kadaluarsa

Apapun jenis makanannya, jika sudah kadaluwarsa tentu tidak layak untuk dikonsumsi. Berdasarkan analisa medis, makanan basi atau kadaluwarsa dipastikan mengandung bakteri dan jamur. Kedua jasad renik tersebut, sangat membahayakan kesehatan manusia. Jamur akan tumbuh pada makanan yang basah atau lembab.

Jika manusia mengkonsumsi makanan kadaluwarsa, dalam jangka pendek bisa mengalami keracunan, karena bakteri akan menyerang saluran pencernaan. Fase ini, akan ditandai dengan mual dan muntah - muntah. biasanya masa inkubasinya akan cepat, yaitu satu jam. Anak - anak kecil biasa sangat sensitif jika mengkonsumsi makanan basi.

Perhatikan label batas tanggal kadaluarsa


Dalam jangka panjang jika dikonsumsi, makanan kadaluwarsa bisa menyerang syaraf, mata, dan otak. Bahkan akibat yang paling fatal bisa menimbulkan penyakit tumor, kanker, atau apa yang disebut hepatorena, atau kegagalan fungsi jantung dan hati. Karena itu, dianjurkan bagi masyarakat untuk berhati -. hati jika membeli makanan, terutama yang tidak mencantumkan tanggal kadaluwarsa.

Sementara, itu biasanya makanan kadaluwarsa yang dibuat dari bahan baku jagung atau kacang tanah, bisa tumbuh jamur aspergillus flavus yang memperoduksi racun aflatoksin. Di laboratorium IPB, untuk mengetahui zat yang terkandung di dalam makanan, biasanya digunakan berbagai analisis dari analisis kimia, mikrobiologi hingga analisis fisik.

Untuk mengakali makanan kadaluwarsa, para produsen nakal, biasanya melakukan reformulasi makanan, sehingga seperti makanan baru. Biasanya makanan yang direformulasi, yang terbuat dari bahan yang relatif tidak tahan lama atau yang mengandung kadar air cukup tinggi, seperti roti atau biscuit.

Untuk keyakinan pembeli, mereka juga mengganti label kadaluwarsa, sehingga terkesan makanan baru. Namun jika dicermati secara teliti, makanan hasil reformulasi secara fisik akan diketahui dari warna dan bau. Atau bahkan kadang - kadang sudah terlihat jamur atau perubahan warna yang berbeda dari aslinya.

(http://www.indosiar.com/ragam/74597/makanan-kadaluwarsa)

0 comments:

Posting Komentar